Sabtu, 14 Mei 2016

Karangan ilmiah

Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Tujuan karya ilmiah, antara lain:
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:

  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya
Ciri-Ciri Karangan Ilmiah

Rabu, 13 April 2016

Karangan ilmiah dan non ilmiah

PENGERTIAN KARANGAN
‘Karangan merupakan karya tulis seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi,eksposisi, argumentasi, dan persuasi
NARASI

Jumat, 11 Maret 2016

Penalaran ilmiah

Definisi Penalaran
Penalaran adalah sebuah pemikiran yang bertujuan untuk mendapatkan suatu kesimpulan. Ketika seseorang sedang menalarkan sesuatu, maka seserorang tersebebut akan mendapat sebuah pemikiran akhir atau disebut kesimpulan masalah yang sedang dihadapinya.

Minggu, 27 Desember 2015

kerangka penuliasaan ilmiah

BAB 1 PENDAHULUAN

Pendahuluan adalah bab pertama dari karya tulis yang mengantarkan pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti. Pendahuluan dalam karya ilmiah berdeda dengan pendahuluan buku ilmu pengetahuan. Pendahuluan dalam karya ilmiah menyatakan barang apa yang menjadi pokok pembicaraan, tujuan, wawasan dan rencana pengembangannya. Sedangkan dalam ilmu pengetahuan umum biasanya terbatas pada pernyataan subyek,evolusi ilmu dan status ilmu dewasa ini.

1.1    Latar Belakang Masalah

Rabu, 11 November 2015

kalimat efektif

Apa itu kalimat efektif??
Menurut saya kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan aturan dan ejaan bahasa yang baik sehingga dapat menyampaikan pesan,gagasan dan pikiran dengan baik kepada pembacanya.

Ciri kalimat efektif :

1.       Mudah dipahami oleh pembaca/ pendengarnya
2.       Hemat dalam penggunaan / pemilihan kata
3.       Tidak menimbulkan kesalahan dalam penafsiran sebuah kalimat
4.       Dapat menyampaikan pemikiran penulis kepada pembaca dengan baik

Contoh kalimat tidak efektif
1.       Beberapa staff-staff sedang sibuk mengurus pekerjaan.(tidak efektif)
Beberapa staff sedang sibuk menurus pekerjaan.(efektif)

2.       Materi itu saya tidak paham. (tidak efektif)
Saya tidak paham materi itu. (efektif)

Selasa, 06 Oktober 2015

peranan dan fungsi bahasa indonesia,ragam bahasa, EYD dan tanda baca, pilihan kata(diksi)

Peranan dan fungsi bahasa indonesia
Fungsi
1.       Sebagai bahasa pemersatu, karena bangsa indonesia memiliki berbagai budaya yg berbeda beda. Olehkarna itu bahasa indonesia adalah bahasa yg di gunakan untuk mempersatukan seluruh rakyat indonesia.
2.       Sebagai bahasa khas, membuat pembeda bahasa yang khas dalam ranah internasiol
3.       Sebagai kerangka acuan, saat ingin membuat tulisan ilmiah acuan dalam penulisan harus diterapkan sesuai bahasa indonesia itu sendiri
Peranan

Selasa, 09 Juni 2015

contoh kasus konflik organisasi

contoh kasus konflik organisasi :
akhir akhir ini banyak perbincangan tentang konflik antara kemenpora dan pssi, dimana kemenpora dengan berbagai cara membekukan pssi, dikarenakan banyaknya mafia mafia sepak bola yg berada dalam tubuh pssi itu sendiri, konflik ini mengakibatkan terhentinya kompetisi yg sedang berjalan, dan mengakibatkan banyak pemain sepak bola tanah air tidak lagi mempunyai pekerjaan.